Selamat datang di website informasi wisata Pangandaran

Kuliner Pangandaran

Simak berbagai ulasan menarik tentang berbagai aktifitas wisata di Kabupaten Pangandaran yang kami sajikan dalam tulisan cantik disertai dengan foto-foto yang indah.

Kuliner Pangandaran     Tips Wisata     Wisata Adventure     Kegiatan KOMPEPAR    

Di Pangandaran, Michiko Trauma Monyet

Minggu, 01 April 2012 15:22 WIB | 401 Views
Di Pangandaran, Michiko Trauma Monyet

Hari ini, aku mengulangi suatu kebodohan lagi ( tentunya tanpa sengaja). Maafin mama ya , Michiko! Weekend kemarin kami berlibur di cagar alam, Pulau Pasir, Pangandaran. Pantai yang sangat indah dengan debur ombak yang tinggi. Di pantai Pulau pasir banyak terdapat hutan lindung dan monyet- monyet yang sengaja dibiarkan hidup bebas.

Pastilah Chacha dan Rey sibuk ingin berenang dan menyelam. Aku segera menyewa tikar dan menggelarnya di tepi pantai. Michiko tidak ingin ikut berenang, dikarenakan telah letih sejak kemarin bermain dan beraktivitas di tepi pantai. Karena Michiko tidak mau ikut, maka sementara Michiko aku tinggalkan duduk sendirian di tikar di tepi pantai. Sesaat aku sibuk mengurusi penyewan pelampung dan alat menyelam lainnya yang akan digunakan oleh Chacha dan Rey. Suamiku yang hobbi fotografi asyik mencari objek, sambil sesekali memotoku yang memang narsis wakakak.

Monyet Pangandaran

 

Sampai akhirnya aku tersadar, dikejutkan oleh suara tangisan Michiko yang sangat keras. Berlari sangat ketakutan kearahku dan diikuti oleh hampir sepuluh ekor monyet.

"Huwaaaaa, mama tolong akuuuuuu. Tolong aku, aku takuttttt!!!" teriak Michiko sambil berurai air mata.

Aku segera memeluknya dengan erat dan mencoba berkomunikasi dengannya disela isak tangisnya. Mencoba menenangkannya dan mengatakan semuanya baik-baik saja. Aku berusaha mengusir monyet monyet yang mengikutinya dan membawanya ke tempat yang lebih aman.

Ya ampun, cerobohnya aku!
Ketika aku meninggalkan Michiko sendirian, di samping Michiko, terdapat plastik ‘kresek` yang berisi sendal-sendal kami yang tidak dipakai. Diduga monyet monyet tersebut, plastik kresek tersebut berisi makanan yang akan dibagikan Michiko kepada monyet-monyet tersebut dan sepertinya kelaparan. Puluhan monyet- monyet itu mendekati dan mengelilingi Michiko. Terang aja Michiko ketakutan setengah mati! Alhasil, seharian itu aku menggendong Michiko yang ketakutan dan TRAUMA TERHADAP MONYET. Hiks!

Cerita yang benar benar nggak lucu, tapi membuatku dan sekeluarga selalu tertawa bila mengingatnya.
Michikoku sayang, Michikoku malang. Maafin mama ya, yang kadang teledor menjagamu. Mungkin mama bukanlah ibu yang sempurna, tapi tidak ada seorangpun yang boleh menyakitimu, apalagi hanya seekor monyet!

Semoga trauma ini tidak terbawa sampai besar. Love u so much Michiko.

Saranku, jika teman-teman ingin berlibur ke pantai Pangandaran dan ingin mengunjugi wisata cagar alam pantai Pulau Pasir, jangan pernah meninggalkan putra- putrinya dalam keadaan sendirian, meskipun hanya sebentar. Dan jika teman-teman membawa makanan atau pakaian di dalam tas atau kantong kresek, sebaiknya ditutup tikar atau koran supaya tidak terlihat oleh monyet- monyet tersebut. Monyet- monyet tersebut akan mengira, bahwa di dalam tas atau kantong kresek teman-teman tersebut berisi makanan yang akan dibagikan kepada monyet monyet liar tersebut.

Di luar dari cerita yang benar benar TIDAK LUCU tadi, pantai Pangandaran adalah pantai yang sangat indah. Jika ada kesempatan, kami ingin sekali bisa kembali berlibur, mengunjugi pantai Pangandaran. Tentunya dengan tersenyum ..:)

Keistimewaan Pantai Pangandaran adalah:

Pengunjung dapat menikmati panorama alam Pantai Pangandaran yang indah dan hamparan landai pasir putih pantainya yang memesona. Dua bukit yang mengapit Pantai Pangandaran membuat angin berhembus pelan dan riak ombak lautnya relatif kecil, sehingga pengunjung nyaman melakukan berbagai aktivitas, seperti berenang menggunakan ban, berperahu mengelilingi semenanjung, memancing, bersantai di pantai, atau sekadar mencerap keindahan alamnya dari pondok-pondok wisata yang banyak terdapat di kawasan tersebut. Selain itu, pengunjung dapat melihat terbit dan terbenamnya matahari dari tempat yang sama.

Bagi pengunjung yang ingin menyelam, di kawasan ini terdapat taman laut dengan aneka fauna dan flora lautnya yang indah.

Jalan di sekitar pantai ini sudah beraspal mulus, sehingga memudahkan pengunjung yang ingin mengelilingi kawasan tersebut dengan kendaraan bermotor atau sepeda. Bila malam tiba, pengunjung tetap akan merasa nyaman berada di Pantai Pangandaran, karena kawasan tersebut telah dilengkapi dengan lampu penerangan yang memadai.

 

Pantai Pangandaran terletak di Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.


Dari Bandung, pengunjung dapat menggunakan rute Bandung - Tasikmalaya - Pangandaran. Jaraknya sekitar 236 kilometer. Selain dengan bus, pengunjung dapat naik kereta api sampai stasiun Banjar. Dari Banjar, perjalanan dilanjutkan dengan naik bus sampai Pangandaran.

Di kawasan wisata Pantai Pangandaran terdapat berbagai fasilitas penunjang, seperti areal parkir yang luas dan aman, hotel dan wisma dengan berbagai tipe, tim SAR, pondok wisata, bumi perkemahan, pramu wisata, dan pusat informasi pariwisata.

Di samping itu, di kawasan tersebut terdapat fasilitas lainnya, seperti bank, ATM, money changer, restoran, warung makan, gedung bioskop, diskotik, tempat penyewaan sepeda dan ban, jet ski, kantor pos, wartel, voucher isi ulang pulsa, para sailing, serta sentra oleh-oleh dan outlet cinderamata.

*) Neny Silvana, Adalah seorang Blogger Kompasiana yang memiliki blog di http://www.kompasiana.com/nenysilvana dan menuliskan kisah ini untuk myPangandaran.com



Kuliner Pangandaran Lainnya



Berikan Komentar